DPMD Kukar Dorong Komitmen Literasi Al-Qur'an bagi ASN dan PPPK

img

(Kegiatan GEMA di lingkungan DPMD Kukar/pic:ist)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang berlandaskan nilai spiritual, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara terus melanjutkan program pemetaan kompetensi dalam Gerakan Etam Mengaji (GEMA).

Program ini ditujukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang belum mengikuti tes sebelumnya, dengan fokus pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an secara tepat dan fasih.

Kepala Dinas DPMD Kukar, Arianto mengungkapkan bahwa program GEMA merupakan bagian dari pembinaan rohani yang sejalan dengan visi pembangunan SDM berintegritas dan berakhlak mulia.

 “Gerakan Etam Mengaji bukan sekadar program belajar membaca Al-Qur’an, tetapi bentuk nyata dari ikhtiar membentuk karakter ASN yang seimbang antara kompetensi teknis dan spiritual,” ujarnya Jumat ( 11/07/2025).

Arianto mengaku pada bulan Juni lalu, pihak DPMD Kukar telah melakukan kegiatan pemetaan. Dalam kegiatan tersebut evaluasi bacaan dilakukan oleh Ustadzah Lusinem.

“Jadi beliau yang memberikan bimbingan langsung kepada masing-masing peserta. Penilaian mencakup makhraj, tajwid, hingga irama tilawah untuk memastikan ketepatan dan kefasihan dalam membaca,” jelas Arianto.

Arianto juga menjelaskan bahwa pelaksanaan GEMA merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara yang mendorong peningkatan literasi Al-Qur’an di lingkungan pemerintahan.

“Kami ingin menanamkan nilai-nilai religius dalam budaya kerja. ASN dan PPPK tidak hanya dituntut profesional, tetapi juga memiliki landasan akhlak yang kuat,” katanya.

Ia juga menyampaikan berdasarkan penilaian Ustadzah Lusinem, kegiatan GEMA  bukan sekadar ajang evaluasi, melainkan bagian dari proses pembinaan berkelanjutan.

“Beliau juga mengatakan bahwa bacaan yang baik tidak harus cepat, tapi harus tepat dan sesuai kaidah. Evaluasi rutin sangat penting agar kemampuan terus berkembang,” terang Arianto.

Selain itu sebagai bentuk target kolektif, Arianto menyebutkan bahwa setiap kelompok kerja di lingkungan DPMD Kukar ditugaskan untuk menyelesaikan bacaan lima juz Al-Qur’an dalam enam bulan.

“ Pencapaian ini nantinya akan ditutup dengan pelaksanaan khataman bersama sebagai bentuk apresiasi dan refleksi spiritual bersama,” tambahnya.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan GEMA akan terus mendapat evaluasi, dan harus ditingkatkan agar menjadi budaya kerja yang mengakar dan berkelanjutan di seluruh lini pemerintahan Kukar.

“Kami berharap program ini menjadi teladan bagi ASN maupun PPPK kami, semoga tidak hanya di DPMD tetapi juga di OPD lainnya. Ini adalah upaya kecil dengan dampak besar,” pungkas Arianto. (Adv/Tan)